Dulu
ketika aku dalam timangan ibunda
Tak sanggup rasa membayang di dada
Setiap tangisku kau anggap luka
Setiap gelak tawaku kau anggap daya
Tak sanggup rasa membayang di dada
Setiap tangisku kau anggap luka
Setiap gelak tawaku kau anggap daya
Masa
mungil ku tak mengerti arti mendayung hidup
Di tengah ombak yang kejam
Aku juga tak mengerti rumus garis bidang kehidupan
Dan aku juga belum lulus dari ujian mengarang
Di tengah ombak yang kejam
Aku juga tak mengerti rumus garis bidang kehidupan
Dan aku juga belum lulus dari ujian mengarang
Kini aku
telah dewasa mengenal semua istilah
Dengan dali ku bertanya
Ibu sanggupkah aku membalas jasamu?
Tak banyak lontaran kata dari bibirnya
Dengan dali ku bertanya
Ibu sanggupkah aku membalas jasamu?
Tak banyak lontaran kata dari bibirnya
Hanya
pesan selembar naskah drama hidup
Penuh dengan petuah jalan menuju kemenangan
kelak nanti kan tersadar
Terbangun dari tidur pulas di pangkuan
Penuh dengan petuah jalan menuju kemenangan
kelak nanti kan tersadar
Terbangun dari tidur pulas di pangkuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar